Masa Depan Pendidikan Menyongsong Dunia
Baru
Oleh : Fahri Ihsan Fadila
Pendidikan sangat penting dalam menjalankan
hidup untuk menuju keberhasilan di masa depan, pendidikan juga dapat membuat perubahan suatu Negara menjadi lebih
baik tetapi untuk memperoleh pendidikan yang baik dalam suatu Negara bukanlah
hal yang mudah, harus banyak persiapan, baik dari moril dan materil. Sayangnya
dilihat dari pendidikan di Indonesia sendiri saja, kata-kata pendidikan menyongsong dunia baru itu memiliki peluang yg sangat kecil terjadi, negara ini bisa saja memiliki peluang besar untuk mencapai itu tetapi masih harus melalui proses
yang sangat panjang karena masih banyak yang harus di benahi di Negara kita ini
terutama di pendidikannya. Bisa kita
lihat dari sistem pendidikan di
Indonesia yang masih jauh dari kata layak. Karena sistem di Indonesia lebih
mengutamakan nilai daripada nalar imajinasi siswa untuk berfikir kritis. Hal
ini menyebabkan kurang berkembangnya cara berfikir siswa dalam hal menemukan
ide-ide atau gagasan baru. Dan apabila lebih mengutamakan nilai, murid-murid
itu akan lebih banyak mengejar nilai yang tinggi, bahkan sampai menghalalkan
segala cara agar mendapatkan nilai yang tinggi secara instant. Dan mereka juga
akan melupakan bagaimana cara berinovasi di masa sekolahnya bahkan kadang
mereka mengabaikan semua itu demi nilai itu tadi.
Tidak hanya sistem nya saja tetapi sebagian
besar anak didik di Indonesia memiliki
karakter yang kurang bermoral di karena kan kecanggihan alat-alat tekhnologi
yang mereka gunakan tanpa pengawasan dari orang tua, itu dapat merusak moral
dan akhlak pada anak itu mulai dari sopan santunnya dan sifat-sifat yang tidak
baik lainnya. Dan masih rendahnya minat belajar pada anak tersebut. Kurang nya
moral dan akhlak menyebabkan Banyak
terjadi kasus-kasus pelanggaran yang dibuat oleh anak didik terhadap guru dan
temen sekolahnya, seperti bullying,pelecehan
dll.
Tidak hanya
dari segi karakter pada anak didik itu saja, tetapi pendidikan di
Indonesia ini belum bisa mencakup keseluruhan wilayah di pelosok Indonesia sehingga
masih banyak anak di Indonesia yang belum dapat merasakan pendidikan yang
layak. Ini dikarenakan kurang perhatiannya pemerintah terhadap tenaga pengajar
terutama terhadap pengajar yang masih menyandang gelar honorer. Jadi karena masalah itu banyak guru yang masih enggan
menyalurkan pendidikan di daerah terpencil maka terjadilah kekurangannya tenaga pengajar di plosok-plosok negeri. Sehingga
anak-anak di daerah-daerah pelosok tidak dapat merasakan pendidikan yang layak
dan tidak sedikit pula dari mereka yang mengalami buta huruf.
Begitu
juga tekhnologi di Indonesia masih tertinggal jauh oleh Negara berkembang
lainnya termasuk dalam bidang pendidikan, dan ini adalah salah satu faktor yang
menghambat perkembangan pendidikan di Indonesia itu sendiri. Karna pada era
milenial seperti saat ini internet sangat di butuhkan agar mempermudah akses
pendidikan untuk masuk ke pelosok daerah yang ada di Indonesia, tetapi
disayangkan sekali fasilitas belajar yang modern masih minim di dapatkan oleh
anak didik di karenakan Negara tidak memfasilitasi itu semua secara merata hanya anak tertentu saja yang
dapat memilikinya karena mereka membelinya secara pribadi, sedangkan anak yang
berada di daerah terpencil, yang mana faktor dari perekonomiannya masih banyak
yang menengah kebawah, jadi orang tua dari anak itu tidak bisa membelikan
fasilitas yang layak dan modern tersebut.
Dan yang lebih disayangkan lagi, sebagian besar
dari pemikiran orang tuanya masih beranggapan bahwa pendidikan itu tidak bisa
menjamin kebahagiaan di masa yang akan datang, padahal pendidikan itu sangat
lah penting untuk merubah pola fikir seseorang agar bisa merubah nasibnya
dimasa yang akan datang. Jadi apa bila Indonesia menginginkan pendidikan yang
dapat menyongsong dunia baru, itu masih menjadi PR besar yang harus di
kerjakan, dan masih jauh di angan-angan karena belum ada kesadaran dari
pemerintah ingin memfasilitasi pendidikan yang layak dan modern secara
menyeluruh.
Jadi apabila Negara kita menginginkan kemajuan
pendidikan dimasa yang akan datang, pemerintah Indonesia harus lebih peduli dan
harus lebih peka lagi akan kemajuan pendidikan di Indonesia ini dengan cara
tidak menganggap sepele pendidikan ini, terutama kepada tenaga pengajarnya. Yang lebih mirisnya lagi masih banyak tenaga pengajar
yang belum mendapatkan apa yang seharusnya ia dapatkan dari hasil ia mengajar
itu.
Pemerintah Indonesia harus mengedepankan masa
depan pendidikan yang ada di Indonesia agar apa yang tadi di ingin kan
tercapai, bukan hanya menjadi angan-angan semata. Jadi disini pemerintah
Indonesia memiliki peran yang sangat penting demi kemajuan pendidikan yang ada
di Negara ini agar masa depan pendidikan itu dapat menyongsong dunia baru yg
mana itu di ingin kan Negara ini, dan dapat mencapai dari salah satu cita-cita
bangsa Indonesia yang tertulis didalam
pembukaan undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yaitu
(mencerdaskan kehidupan bangsa). Jadi disini pemerintah harus berperan sebagai
pendukung utama masalah pendidikan ini, mereka lah yang mengatur secara
keseluruhan baik dari peralatan yang dibutuhkan dan pertanggung jawaban
terhadap tenaga pengajar dengan cara memberikan apa yang seharusnya ia dapatkan
dari kerja dia itu sendiri sebagai pengajar, sehinggga tidak ada yang di
rugikan antara kedua belah pihak. Kalau dari segi peralatan pemerintah harus
memfasilitasi itu semua dan dibagikan secara merata hingga ke pelosok daerah,
agar mereka yang tinggal disana juga merasakan pendidikan yang layak tersebut.
Bukan hanya pemerintah saja yang berperan
dalam hal ini, tetapi rakyatnya juga harus lebih sadar dan peka akan pentingnya
pendidikan demi masa depan bangsa. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi
generasi bangsa selanjutnya yaitu anak-anak mereka, peran orang tua disini
ialah mendidik anak nya itu agar memiliki akhlak dan moral yang baik dan akan
menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa. Orang tua juga tidak boleh
lengah dalam pengawasan terhadap anak dengan cara selalu membimbing mereka
dalam belajar agar mereka tidak salah
jalan dari apa yang mereka pelajari itu, dan membatasi anak itu dari
pengaruh-pengaruh negative nya jaman milenial sekarang, contohnya dalam
penggunaan gadget, karena sudah banyak anak yang rusak di karenakan kurang
pengawasan dari orang tua dalam penggunaan gadget. Jadi jangan sampai generasi
bangsa kita ini di rusak oleh kemajuan jaman lewat tekhnologi nya. Karena anak
ini juga memiliki peran penting dalam kemajuan pendidikan yang ada di Negara
ini, apa bila generasi bangsa nya sudah rusak, pasti pendidikannya rusak juga
dan apabila keduanya rusak maka bangsanya lama kelamaan akan ikut rusak, dan
apabila kerusakan ini di biarkan dalam waktu yang lama, maka kita bersiap-siap akan
kehancuran Negara ini.
Karna pondasi suatu bangsa adalah pendidikan
yang baik, apabila pendidikan itu sudah
membaik maka baik pula bangsa itu. Tapi itu semua tergantung pada generasi
bangsanya itu sendiri, akan sia-sia apabila pendidikan sudah membaik tetapi
moral orang yang akan di beri pendidikan itu tidak balance dengan pendidikan yg
baik tersebut, jadi kita harus menyeimbangkan potensi moral yang kita miliki
dengan ilmu yang akan kita terima, jadi semua tidak ada kesia-siaan di dalamnya,
ilmu akan sia-sia apabila kita berilmu tetapi tidak bermoral dan berakhlak, dan
begitu pula sebaliknya apabila kita bermoral dan berakhlak yang baik tetapi
tidak ber ilmu tetap saja akan sia-sia jadinya.
Untuk menghasilkan pendidikan yang dapat menyongsong
dunia baru itu, semua harus berjalan dengan sempurna, seimbang dan sejalan baik
itu dari pemerintahnya, masyarakatnya maupun generasi bangsa atau generasi
mudanya yang akan memajukan bangsa dengan pendidikan. Dan apabila semua sudah
terlaksana maka lihat lah perubahan apa yang akan terjadi di Negara ini dan
salah satu dari cita-cita bangsa Indonesia itu pasti tercapai yang tersurat
didalam undang-undang dasar 1945 yang bunyinya (mencerdaskan kehidupan bangsa),
dan masa depan pendidikan yang menyongsong dunia baru itu tidak hanya jadi
omong kosong belaka bagi bangsa Indonesia.

Setuju dek, kalo nilai itu sering kali diperebutkan daripada pemahaman pembelajaran dlm pendidikan
BalasHapusMakanya itu kak jadi kita harus merubah cara berfikir anak sekolah sejak dini bahwasanyan nilai itu penting tapi masih ada yg lebih penting lagi yaitu kejujuran itu tadi.
HapusTerimakasih atas tanggapan nya kak
Kembanglan lagi par...
BalasHapusMantap👍🏽
Oke jodd kau juga
Hapusjangan lupa juga kita sebagai generasi bangsa harus bisa menanamkan nilai-nilai moral yang baik agar generasi selanjutnya menjadi generasi bangsa yang baik. semangat terus fahri...kembangkan terus yo
BalasHapus