Sabtu, 30 Juli 2022

Rehat Untuk Sehat




                               Rehat Untuk Sehat 

                                    (Oleh: Mrs x)


Haloo..

aku si penumpang,

Izinkan aku si penumpang ini, bercerita di tempat ini.

Sebut saja aku RomLi, yaaa Rombongan Liar

Bisa bisa nya berkoar di tempat orang hihihi

Numpang dulu yaaaaa.


Rehat Untuk Sehat

Bagaimana hari ini, aman ?

Harus aman yaa walaupun merasa gak aman

Di penghujung juli ini aku ingin bercerita ke kalian , Semoga ada sisi baik yang di dapat ya :)


aku manusia lemah yang berusaha kuat. Umurku 22 tahun , tapi nanti tepat di tanggal 2 Agustus 2022.

Aku anak perempuan ke dua dari 5 bersaudara, sejak kecil tepatnya di umur 5 tahun aku sudah tidak tinggal dengan orang tua ku, yaaa aku menyebut diriku sih anak rantau dari kecil hihihi.

Di umur ku yang sudah di kepala dua ini sudah banyak lika liku kehidupan yang dilalui.

Kalian pernah gak merasa capek dengan semua masalah yang ada ?

Capek pasti yaa.

Terkadang untuk kita menjadi lebih kuat kita emang harus melewati hari yang berat.

Ada kalanya kita senang, ada kalanya juga kita sedih.

Ketika kita senang semua tampak berwarna kan, senyum pun selalu merekah dan tawanya keluar dengan bahagia. 

Namuun terkadang saat kita senang atau pun bahagia kita sedikit lupa dengan pencipta, yaa kadang pasti lalai mengucap syukur.

Kalau bebicara tentang senang ya begitu gak ada sisi gak enaknya.

Cobaa kalau bercerita tentang sebuah kesedihan, yang mana semua bertabrakan dari jangkauan ekspektasimu.

Dimana masalah datang tak henti henti.

Entah itu dari masalah keluarga, masalah pertemanan, masalah karir,  atau pun masalah percintaan. 

Tapi kamu lebih milih pasang topeng tersenyum seolah olah kamu tetap baik baik saja.

Terkadang kamu harus bisa terlihat tidak baik baik saja.

Terkadang kamu juga harus bisa melepas topeng yang kamu pakai selama ini.

Coba deh kamu pejamkan mata kamu, dan lihat dirimu.

 Kamu kuatt ! iyaaa kamu kuat tapi, tidak dengan hatimu , tidak juga dengan isi kepalamu.

Lelah yaaa, membohongi diri sendiri untuk selalu merasa kuat.

Padahal hatimu menjerit isi kepalamu juga ingin meledak. Ibarat seperti bisul yang sudah waktunya pecahh. Yaaa saatnya untuk mengeluarkan semuaaa yang ada di hatimu, semua yang ada di isi kepalamu . Keluarkan saja jika itu bisa membuat mu lebih lega. Sakit sih , tapi setelahnya lega bukan.

 Tak ada rasa sakit lagi, perlahan kamu akan terbiasa dengan semua masalah yang datang dengan cara mencoba untuk mengikhlaskan segala sesuatunya dan berusaha semampunya.

Tuhan itu maha Baik, ia memberikan suatu Cobaan ke kita Tapi tetap memberikan jalan terbaik untuk menyelesaikan cobaan itu.

Jangan pernah bandingin proses kamu dengan orang lain, karena proses yang kamu lalui sekarang belum tentu orang lain mampu.

Kita punya tahapan sendiri untuk menuju sesuatu yang Lebih baik.

Garis takdir emang berbeda , prosesmu yang sedikit terlambat bukan berarti kamu gagal.

Kamu hanya sedikit berusaha lagi.

Apapun yang Gagal, jangan membuat dirimu seperti orang yang tak berguna di muka bumi ini. Kamu bisa, Kamu Pasti Bisa !

Rehat dulu boleh kok ..

Karena dengan rehat bisa buat kamu lebih memahami dirimu sendiri, jangan terlalu dipaksain. Karena sesuatu yang ditakdirkan untukmu pasti akan kembali ke kamu, seberusaha apapun kamu jika itu tidak di takdirkan untukmu ya dia akan tetap lepas.

Ucapkan ke diri sendiri bahwa kamu orang hebat yang bisa bertahan sejauh ini.

Ucapkan terimakasih untuk diri sendiri yang selalu kuat dalam menjalani segala lika liku kehidupanmu. Jangan Malu bilang maaf ke dirisendiri karena suka menuntut diri untuk lebih. Dan jangan pernah lupa untuk Selalu Bersyukur Akan setiap nikmat Tuhan yang telah diberikan ke kita.

Kamu anak kuat dan hebat, jangan lupa Rehat Untuk Sehat.


Sampai Jumpa Kembali dicerita selanjutnya.

Salam dari aku ROMLI

Salam Literasi ...

Paradigma kehidupan

                          


                            Paradigma kehidupan


Kehidupan adalah suatu kegiatan orang yang hidup dan kematian adalah suatu kegiatan orang yang sudah mati.

Ya... Itu adalah sebuah kegiatan yang mana didalamnya kamu bisa mengukir cerita.

Mungkin dikehidupan masih bisa sampai nalar kita berfikir, namun di kematian kita tak tau bagaimana. karna aku dan kamu yang lagi membaca ini belum merasakan mati dan yang sudah mati tak bisa di tanyain gimana rasanya mati.

Bercerita tentang paradigma kehidupan masih tak jauh dari kata masa lalu, ya lagi dan lagi tentang masa lalu, yang dimana masa masa itu hanya untuk di kenang dan bukan untuk di ulang, namun dari masalalu yang di kenang bisa di jadikan sebuah pelajaran hidup yang akan di jalani agar lebih baik lagi, karna kalau kata orang indonesia "pengalaman adalah guru terbaik".

Namun kali ini bercerita tentang pardigma, ya sudah jelas kita akan mengingat kembali masa-masa sulit diri kita sendiri dan bagaimana cara kita keluar dari masa sulit itu.

Mungkin kalau aku pribadi yang sudah hidup selama 20 tahun sudah cukup banyak masa sulit yang di lewati  aku pernah merasakan kesulitan, down dan sampai putus asa akan hidup ini dan sampai beranggapan bahwa tuhan itu tidak baik dan hidup ini tidak adil, dari sekian banyak kejadian, sepertinya kejadian ini gak akan terlupakan karena kejadian ini yang sangat membuat aku rapuh.


Yaitu ketika kabar kematian ayahku sampai ketelingaku

Pada saat itu aku baru duduk di bangku kelas 5 SD dan adik aku baru duduk di kelas 1 SD, yang mana di umur kami yang masih segitu, kami masih sangat butuh rasa kasih sayang dari seorang ayah.

Aku tidak tau apa yang dirasakan adik ku kala itu, namun yang aku rasakan pada saat itu seperti tak percaya, dan aku langsung menganggap tuhan jahat kala itu karna ia begitu cepat mengambil ayahku padahal aku belum puas berada disisinya dan aku belum banyak mendapatkan pelajaran darinya, bayangkan si anak kecil kelas 5 Sd mengatakan kecewa kepada tuhan dan menganggap hidup ini tidak adil karena aku tidak bisa merasakan kesenangan seperti orang lain yang mana mereka masih memiliki kedua orang tua.


Semakin rapuh hati ku kala itu ketika melihat ibuku menangis meratapi kematian orang yang ia sayangi di hidupnya seraya ia gak bisa mengiklaskan kepergiannya kala itu.


Namun...aku tak begitu lama tenggelam dalam kesedihan kehilangannya, karna aku masih memiliki ibuku yang aku tau kalau dia adalah wanita yang baik yang akan menjaga kami hingga besar nanti.


Ketika berfikir seperti itu, hati ku sedikit tenang walau aku belum ikhlas waktu itu seperti tak menyangka akan kehilangannya secepat itu. Dan kesedihan kehilangannya itu masih aku rasakan sampai sekarang, sampai kalian membaca tulisan ku ini, dan kalau aku mengenang kisah ini pasti air mata ku akan metes dengan sendirinya dan percayalah, aku menulis ini air mata ku juga terjatuh. 


Sekarang aku sudah mengikhlaskan kejadian itu namun aku sangat takut kejadian itu terulang kembali.


Aku tau, semua manusia, semua makhluk hidup akan mati.


Namun aku selalu berharap kepada tuhan untuk di matikan terlebih dahulu sebelum ibu ku, karna aku masih trauma kehilangan orang yang sangat berpengaruh di hidupku di waktu kecil dulu dan aku tak mau merasakannya lagi ketika besar ini.


Doa yang sering aku lafadz kan adalah

" Ya tuhan, jangan kau cabut nyawa ibuku sebelum kau cabut nyawaku, karna aku belum sanggup kehilangan orang yang aku sayang yang kesian kalinya"


Aku gak tau salah atau benarnya doa ku itu 

Namun rasa takut ku sangat besar sampai aku gak mau mengulangnya lagi.


Jadi caraku keluar dari masalah hidup ku yang satu ini adalah aku berusaha untuk mengikhlaskan semuanya walau dengan keterpaksaan, dan aku berfikir aku tidak bisa terlalu tenggelam di dalam kesedihan itu karna aku masih memiliki ibu yang harus aku jaga prasaannya.


Tak ada masalah yang tak bisa di lalui namun kita harus tau bagaimana cara kita keluar dari masalah itu agar tak menimbulkan masalah lainnya.


-teras literasi.



Cerita diatas sudah aku singkat sesingkat mungkin karna aku sebagai penulis masih belum sanggup mengingat dan menuangkannya dalam tulisan.

Senin, 06 Juni 2022

Penghujung Mei diawal Juni

                      

 


    


                    Penghujung Mei diawal Juni 

                                -teras literasi-


Sedikit ku goreskan lagi tinta ini diatas kertas putih.

Lagi dan lagi aku menitikkan tinta diatas kesucian putihnya.

Namun aku tau, jikalau dia tetap putih dia tak akan bisa meninggalkan kisah yang bisa ia bagikan ke orang yang melihatnya.


Aku mengeluh lagi di keheningan malam ini.

Sepertinya bukan malam ini saja, malam kemarin aku juga melakukan ini, namun topik yang berbeda di tiap malamnya.

Aku tak tau kenapa fikiran ku selalu mengarahkan aku untuk berfikir keras tentangnya.

Ia, tentang dia yang mungkin sama sekali tak pernah memikirkan aku, dan aku menuliskan ini untuk mengisi kekosongan blog yang sudah lama tak di singgahi, dan aku juga tau kau  tak akan membaca tulisan ku ini, karna ini hanyalah tulisan kisah yang tidak ada kemenarikan buat kau ketahui, ia lagi lagi ini tentang mu, orang yang selalu menghantui fikiranku.

Awal mei aku sudah cukup berusaha keras untuk melupakan mu namun hal itu sangat sia-sia karna aku belum juga bisa melupakanmu dan membuang jauh-jauh fikiran tentang mu.

Hari-hari di bulan ini sebenarnya seperti dengan bulan-bulan yang lain, aku beraktifitas seperti biasa di siang hari dan kembali memikirkan mu di malam hari.

 Aku tak tau kenapa kau selalu muncul di setiap aku ingin beristirahat menenangkan fikiran ku.

Bayang-bayangmu pasti datang ketika aku ingin menghempaskan rasa lelahku melalui keheningan malam. 

Hari-hari aku merasakan hal itu, serasa aku terperangkap olehmu dan aku masih bingung mencari jalan keluar agar aku tak di hantui olehmu.

Tak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat dan aku sudah berada di penghujung bulan mei, tapi kau masih saja datang menghantui fikiranku.

 Terkadang aku juga bergumam dengan diriku sendiri perihal kamu yang tak kunjung berhenti menghantuiku, seraya kau tak memberiku ketenangan satu hari jasa.

Rasa ini sudah mulai tidak membuatku nyaman.

Esok hari sudah memasuki awal bulan juni, dan sepanjang malam ku menunggu pergantian itu aku selalu berharap juni adalah awal baikku, aku berharap kau pergi dari fikiranku dan aku berharap hujan di bulan juni membawa hanyut fikiran ku tentang mu ketempat yang sangat jauh, sampai-sampai kau tak kembali lagi mengganggu ketenangan malam ku.

Aku ingin ngopi santai di bulan juni tanpa tersirat fikiranku tentang kamu.

Dan aku juga berharap juni ini menjadi bulan ketenangan bagi ku.

Itu harapan panjangku di malam akhir mei dan semoga juni mengabulkan harapanku.


Pesan ku kepada juni 

Tolong berikan hal-hal baik di sepanjang harinya dan tolong bawa jauh iya dari fikiranku.

Aku ingin ketenangan yang diantarkan oleh rintik hujan di bulan juni.


Cukup tulisan ini aku sampaikan 

Kepada juni semoga dia tak mengulang kembali bulan mei ku yang sudah berlalu.

Aku berharap juni ku, tak serumit mei ku.

Minggu, 24 April 2022

Masa Depan Khayalan

                         


                          Masa Depan Khayalan.


Aku adalah seorang anak kecil, yang dulu bercita-cita setinggi langit, dan memiliki harapan besar hidup bahagia di kemudian hari.

Ambisi ku terlalu besar kala itu 

Sehingga tak ada yg bisa menghancurkan keinginanku.

Yaaa saat itu aku hanya anak kecil, yang belum faham akan kehidupan dunia luar, aku masih dikurung di zona nyamanku, jadi aku beranggapan bahwa, hidup ini mudah dijalani.

Namun... Waktu berjalan, berganti hari, bulan dan tahun.

Aku mulai beranjak dewasa, di masa aku dewasa ini, aku baru sadar, bahwa hidup yang sebenarnya tak semudah yang aku bayangkan waktu aku kecil dulu.

"Aku kira hidup ini bakal mudah ku jalani, ternyata selalu ada rintangan di setiap langkah kaki ku" kata ku lirih dalam hati.

Riuh fikiran ku kala itu.

Ku seduh segelas kopi hangat dan di temani sepiring singkong goreng buatan ibuku

Ku nikmati itu semua di teras rumahku dan di suguhkan pemandangan langit jingga yang sangat memanjakan mata.

Di temani lantunan musik dari payung teduh, seketika hati dan fikiran ku terasa tenang dan teduh.

Sampai... Aku terbawa suasana ini, dan tanpa sadar, aku tenggelam dalam lamunan.

Semakin dalam semakin dalam aku di bawa tenggelam, dan seketika itu aku berada di dalam dimensi yang lain.

Aku tidak tau ini dimana, sangat asing menurutku, kehidupannya tidak seperti yang ku alami sebelumnya.

Aku berada di dalam sebuah ruangan, yang aku sendiri tidak tau itu ruangan apa.

Hati ku terus bergumam seraya gelisah dan bertanya-tanya, apa ini sebenarnya

Tak lama dari situ, tiba-tiba dari sudut ruangan terdengar langkah kaki, perlahan dia ingin membuka pintu, tiba-tiba muncul dari balik pintu seorang wanita cantik,

Aku langsung terkejut, karena wanita itu tidak asing bagi ku, "seperti wanita yang aku kagumi di kampus ku dulu". Lirih dalam hati.

Apa ini sebenarnya

Hati semakin tidak karuan

Masih bertanya-tanya ini dimana.

Lalu wanita itu menghampiri ku dengan raut wajah senyum.

Seraya mengatakan 

"Selamat pagi suami ku"

Semakin kaget aku mendengarnya 

Apa suami?

Kapan aku menikah? 

Diri ku bertanya di dalam hati.

Dan aku hanya membalasnya dengan senyuman,

Seraya mengatakan.

"Pagi juga" dengan nada canggung.

Aku pejamkan mata ku beberapa detik, tiba-tiba aku sudah pindah dari ruangan tadi bersama wanita itu, menjadi ruangan yang bisa aku gambarkan itu adalah ruang kerja.

Sontak seketika aku terkejut lagi 

Dan masih bertanya-tanya

"Aku lagi dimana sekarang".

Kupandangi ruangan itu dari ujung ke ujung, seketika aku ingat,

Ini seperti mimpi ku sewaktu aku kecil dulu.

Apakah semua sudah terwujud? 

"Tanya ku didalam hati" sembari melemparkan senyuman tipis di bibir ku.

Semua yang ku ingin kan terwujud, cita-cita ku sewaktu kecil dulu sudah tercapai, dan keinginanku di masa remaja juga terkabul, yang ku inginkan hidup bahagia dengan wanita yg ku kagumi di kampus waktu itu.

Aku tau dimana aku sekarang

Ya.... Aku lagi di masa depan.

Masa depan yang aku idam-idam kan sejak dulu.

Sekali lagi aku tersenyum lebar.

Hanya ada aku, kamu dan masa depanku.

Aku merasa semua itu gampang, tanpa ada halangan.

Lalu aku beranjak berdiri, ingin rasanya aku berkeliling di ruangan ini.

Namun tiba-tiba, kakiku tersandung, dan seketika itu aku tersentak lalu terbangun dari mimpi ku, karna terlalu dalam di tenggelamkan oleh suasana nyaman, sampai-sampai aku tertidur lelap dan bermimpi.

Aku tersenyum lagi 

Dan berkata ah.... Cuma mimpi

Sembari ku sruput kopiku yang sudah dingin, karna terlalu lama aku diamkan.

Masa depan yang indah dan menujunya tanpa ada halangan dan rintangan, ternyata hanya ada di dunia mimpi.


Teruslah bermimpi

Dan bangun untuk mewujudkan mimpi itu.


-Teras Literasi.

Selasa, 29 Maret 2022

Gadis misterius part 2


Gadis misterius 


Hari  masih terus berjalan, 
namun ku tak bosan bercerita tentangmu, wanita yang tak ku tau siapa namamu.

Rasa penasaranku masih terlalu besar untukmu

Masih saja tak ku urungkan niatku tuk mengenalmu lebih jauh lagi, 
namun aku belum berhasil menemukan jawaban dari rasa penasaranku selama ini.

Sampai akhirnya, datang waktunya aku mendengar tentangmu dari kabar burung yang disampaikan oleh angin kepadaku melalui hembusannya.

Sangat sopan masuk ketelingaku dan ia membisikan satu nama indah yang ternyata itu namamu.

Nama yang sangat bagus, lirih ku dalam hati.

Sangat pantas wanita sepertimu menyandang nama itu.

Rasa inginku makin besar tuk mengenalmu lebih dekat lagi 
Namun entah kapan waktu itu datang.

Sekarang aku sudah tau siapa nama gadis misterius yang sudah berhasil memalingkan pandanganku kala itu.

Walau aku tak mengetahuinya langsung darimu, tapi itu sudah cukup, dan lirihku dalam hati lagi 

" Sudah ku tau namamu yang belum aku tau adalah siapakah dirimu"

Lagi dan lagi hati dan fikiranku berseteru tentangmu

Aku selalu berfikir aku tak akan bisa menemuimu secara dekat dan mengenalmu lebih jauh lagi.

 Namun hatiku selalu menguatkanku, bahwasanya aku akan mengenalmu secara langsung walau aku tak tau kapan waktu itu akan datang.

Mungkin waktu belum berpihak kepadaku 
Tapi aku percaya, waktu yang akan menemukanku kepadamu.

Aku hanya berusaha tuk lebih sabar lagi untuk menunggu waktu itu datang, dan mengantarkanku kepadamu.

Si gadis yang masih sangat misterius.

Bersambung.......

Senin, 21 Februari 2022

Gadis misterius part 1

 



                                  Gadis misterius


3 tahun lalu aku bertemu denganmu, seorang wanita yang berhasil memalingkan pandanganku 

Tanpa ku tau siapa dirimu, dan aku juga tak tau siapa namamu,

 yang ku tau dia adalah seorang gadis berkacamata dengan mata sipit yang tersembunyi di balik kacamatanya itu.


Hari hari ku bertemu dengannya.

Selalu ku pandang dari jauh wajahnya yang sudah tak asing bagiku, karna wajahnya sudah terlukis di fikiranku dan berputar-putar di ingatanku


Dan lagi-lagi aku belum berhasil mengetahui siapa namanya.


Saat melihatnya dari kejauhan 

Hatiku selalu bergumam 


"Hei wanita berkacamata sudah lama ku memperhatikanmu tapi aku belum tau siapa dirimu, apakah takdir tak mengijinkan ku untuk berkenalan denganmu?."


Selalu kata-kata itu yang terulang-ulang ku bicarakan dengan hati.


Ya....hatiku aku selalu curhat dengannya tentangmu si wanita berkacamata yang misterius itu. 


Entah kenapa dia selalu menghilang dan tiba-tiba muncul namun tak pernah aku memandangmu dari dekat sehingga aku tak bisa menanyakan siapa namamu.


"Benar benar misterius wanita itu"

Gumamku dari dalam hati lagi.


Rasa penasaranku tak pernah pudar tentangmu, tentang kemisteriusan dirimu, seakan ini menjadi tantangan bagi diriku untuk terus berusaha mengenal dirimu lebih jauh.


Hari berganti hari 

Tetap ku tak tau siapa dirimu yang ku tau hanya kacamatamu dan senyum manismu.


Bersambung......

Selasa, 25 Januari 2022

Gadis berkacamata

 



                              Gadis berkacamata


Mentari terbit di ufuk timur

Memancarkan sinar terang nan indah kala ia berusaha naik menerangi bumi.

Cahaya indah itu membuat mataku terkesima dan membuat ia berhenti berkedip sejenak

Seraya berkata didalam hati 

"Tak lagi kutemukan cahaya indah sepertimu di dunia ini" 

Namun.... Ketika ku melihatmu 

Dibalik kacamatamu lebih memancarkan cahaya yang lebih indah dari cahaya matahari terbit yang aku lihat di kala pagi tadi.


Lagi-lagi mataku tak berkedip melihat cahaya indah, namun cahaya kali ini tak dipancarkan oleh matahari melainkan dari yang tersembunyi di balik kacamatamu.


Kembali ku bergumam di dalam hati seraya berkata

"Aku kira cahaya matahari terbit itu sudah yang paling indah, ternyata aku salah, cahaya yang kau pancarkan jauh lebih indah".


Oh gadis berkacamata 

Siapakah dirimu 

Kau sudah berhasil memalingkan pandanganku dari keindahan cahaya matahari terbit yang aku anggap cahaya terindah didunia ini.


Aku melihat sinar benderang di balik kacamatamu

Begitu memukau membuatku silau

Senyummu meretas gundah

Membuatku tenang, padahal sedang resah.


Aku semakin resah karna aku tak tau siapa kamu.


Yaa.. kamu si gadis berkacamata itu

Ku paksa diri tuk memecahkan rasa penasaranku tentangmu 

Dengan nada gugup ku memulai dialog dengan mu dan sampai akhirnya aku tau siapa dirimu.


(Nama isi sendiri), kau ucap nama itu

Sudah terlalu lama aku memandang wajahmu dari kejauhan

Kini aku mendengar jelas suaramu dan gelak tawamu, dan memandang jelas bola matamu yang tersembunyi di balik kacamata itu.


Hari itu adalah hari paling indah setelah pertama kali berbicara dan berkenalan dengan mu


Semesta seakan terhenti ketika kupandang wajahmu

Kau berhasil memalingkan duniaku, seakan dunia pun mengerti aku sedang jatuh cinta

Tapi biarlah rasa ini aku simpan di dalam hati dan aku tetap menjadi pemuja rahasiamu.


Karna aku tau, gadis sepertimu tak pantas ku miliki.

Entah mungkin suatu hari nanti ada harapan untukku

Tapi aku hanyalah sederhana dan bukan segalanya.


Teringat wajah mu yang semu 

Dikala malam 

Terngiang lagi suara mu yang mengkacaukan fikiranku.


Wahai langit malam bertabur cahaya bintang ditemani sang rembulan

Tolong sampaikan salamku padanya, sebelum bayang-bayang ini hilang di telan lelapnya tidurku.

Selamat malam, wahai gadis pujaan.