Minggu, 26 Juli 2020

PAHIT YANG PERNAH MANIS



Ketika hidup harus tetap berjalan dengan kerasnya keaadaan,aku dipaksa untuk tetap bertahan,entah itu untuk melihat nya bahagia dengan yg lain atau melihat diriku perlahan hancur dan menghilang.

Rasa yg masih menggerogoti jiwa seolah olah enggan untuk mengerti yg sebenarnya terjadi.Bukankah hidup sebuah perjalanan?lantas mengapa aku masih enggan bergerak pergi menghadapi kenyataan.

Tidak harus merengek dan menyakiti diri sendiri agar masalalu yg sebenarnya harus menjadi masalalu kau pertahankan untuk masa depan.

 Ingatlah ketika kita mengenggamnya dengan erat tetapi dia menolaknya dengan paksa rasanya akan jauh lebih sakit ketika kau bisa mengihklaskannya saat ini.

Ketika kau merasa kau lah yg tersakiti dihubungan ini,  jangan meminta kepada Tuhan agar karma membalasnya.

Tetapi mintalah kepada Tuhan rasa cinta yg dulu ada padanya agar dimunculkannya kembali, ketika kau bisa bahagia dengan yg lain suatu saat nanti.

Karena karma tidak bisa mengulang yg telah terjadi, tetapi ketika rasa cinta itu muncul lagi dan rasa itu tak terbalas,kau bisa ber bisik dalam hening

"itulah yg kurasakan saat ku mencintaimu dengan setulus hati tapi kau memaksa untuk pergi".

Masalalu bukan untuk dikenang atau di lupakan, tetapi untuk dipelajari dan dijadikan pengalaman agar tak terulang goresan pahit yg pernah menghadang kau menerjang kemunafikan dunia.


Tidak ada masalalu yg manis,karena tidak mungkin hal manis akan menjadi masa lalu.



24 komentar:

  1. Masa lalu adalah untaian kisah yang akan di jadikan pelajaran untuk masa depan.
    Good Job FahriπŸ’ͺ

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Apee niih, galau galauuu.. Gayaa mu ji jii, tapii jeruuuu huhuuu

    BalasHapus
  4. Tumben iso ko ngene jekπŸ˜‚

    BalasHapus
  5. πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus
  6. NiceπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    BalasHapus